Drama Nilai-Nilai Pancasila

Salah satu metode agar peserta didik mampu memahami materi ajar dengan baik adalah dengan cara praktik.

Dalam hal ini, materi nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila, akan sangat ‘mengena’ jika dilakukan dengan cara drama.

Oleh karena itulah, saya membuat naskah khusus yang berkaitan dengan nilai Pancasila. Silahkan dilihat dan diberi masukan.

Naskah Drama Nilai-nilai Pancasila
Sila ke-1: Pertaubatan Geng Kumis
Sila ke-2: Hak Asasi Markonah
Sila ke-3: Persatuan Pemuda Pemudi
Sila ke-4: Keluarga Cemara(h)
Sila ke-5: Kades Kurap Korupsi

Foto kegiatan Drama Nilai-nilai Pancasila oleh kelas 6.B SD Islam Al-Husna Rangkasbitung

This slideshow requires JavaScript.

Malam

Masih saja mata belum bisa terpejam.

Masalah memang tidak bisa selesai jika hanya dipikirkan saja, dengan menceritakannya bisa terasa melegakan. Malam ini memang ingin sekali melonggarkan masalah yang terasa menghimpit dengan menceritakanya ke seseorang.

Tetapi, terkadang dalam beberapa masalah terasa lebih baik untuk tidak menceritakannya kepada siapapun, sama sekali.

Biasanya, kalau sedang seperti ini, aku ingin bertemu ibu, tidak untuk menceritakan masalahku. Hanya saja dengan di dekatnya merasa lebih tenang walaupun sama sekali tidak menceritakan apapun.

Ah, jadi teringat sajak Chairil.

SENDIRI

Hidup tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia mencekik ngeri
Dicekik kesunyian kamarnya
Ia membenci. Dirinya dari segala
Dalam ketakutan-menanti ia menyebut satu nama
Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?
Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu ! Ibu!

Hukum 10.000 Jam

Sepuluh ribu jam adalah angka ajaib untuk mencapai kesuksesan. – Malcolm Gladwell.

Sejak usia balita, Robinho sudah bersentuhan dengan sepakbola. Negerinya, Brazil, adalah negeri sepakbola. Sudah banyak pemain kelas sunia lahir dari sana: Pele, Ronaldo, Ronaldinho, Kaka.

Di kampung halamannya, Sao Paulo, Robinho kecil menghabiskan hari di luar jam sekolahnya untuk bermain bola. Dalam usia belia ia sudah menunjukkan diri sebagai pemain yang berbakat, meski posturnya di bawah rata-rata. Banyak yang berkomentar ia tak mungkin menjadi pemain kelas dunia dengan tubuh sekecil itu. Namun ia tak perduli. Ia terus berlatih dan berlatih. Sampai akhirnya Pele melihatnya dan membawanya bergabung ke Santos FC. Dalam perjalanannya, Robinho akhirnya menjadi pemain kelas dunia, memenangi sejumlah tropi klub dan individu, termasuk diantaranya World Soccer Young Player of The Year 2004-2005.

Continue reading

Poverty

Poverty is the worst form of violence. – Mahatma Gandhi

I’ve always had an interest in how we improve people’s ecosystems, whether it’s civic or education or economics. – Reid Hoffman, pendiri Linkedln

I have two priorities. To act globally against poverty in the world and to fight againts ignorance. – Carla Bruni, mantan istri presiden Perancis, Nicolas Sarkozy

When you are trapped by poverty, you are not free. – Bono, vokalis U2, pendiri ONE Foundation

I believe that the right decision and the right investment in business can change the world. – Sheryl Sandberg, Chief Operating Officer Facebook

RIYA’

Muhammad al-Barkawi (ahli tasawuf) mengatakan bahwa riya adalah mencari manfaat duniawi dengan cara menampilkan  amal ukhrawi (akhirat) serta segala hal yang mencerminkan amal tersebut dan penampilan itu sengaja dilakukan supaya dilihat oleh orang lain. riya merupakan kebalikan dari ikhlas, masalah ikhlas memang sulit sehingga sedikit sekali perbuatan yang bisa dikatakan murni ikhlas karena Allah. Ya’qub berkata “orang ikhlas adalah orang yang dapat merahasiakan kebaikannnya, sebagaimana ia merahasiakan keburukannya”.

Bahaya dari sifat Riya ini adalah, termasuk dalam kategori Syirik Kecil, Apa sebabnya riya itu termasuk syirik kecil? Alasannya sebenarnya sangat sederhana, kalau kita melakukan sesuatu tidak karena mencari ridha Allah, tetapi karena manusia, maka pahalanya (imbalan) juga diminta kepada manusia itu, jangan kepada Allah. Di dunia barangkali bisa didapatkan imbalannya, sekurang-kurangnya pujian atau popularitas (kemasyhuran). Tetapi di akhirat, tentu tidak mungkin, karena hanya Allah semata yang menentukan segala-galanya

artikel tentang Riya’ bisa didownload disini:

RIYA’.docx

RIYA’.pptx

lihat juga artikel:

Kisah tentang Riya’: Bahlul dan Si Pemilik Masjid

HASAD

Pengertian Hasad dalam buku Ensiklopedi Tasawuf Imam Ghazali, adalah:  Kamu tidak senang kenikmatan yang berada di tangan saudaramu dan kamu senang bila nikmat itu hilang darinya. Atau, tidak senang melihat orang lain melihat orang lain mendapat karunia, tapi senang jika orang lain mendapat petaka.

sebab timbulnya hasad yang paling utama adalah dimulai dari pertengkaran dan permusuhan, tak ayal dari sebab inilah terjadinya iri, dengki, dan tak menutup kemungkinan sampai pada pembunuhan. banyak kerugian yang didapat ketika kita mempunyai sifat hasad ini diantara adalah dapat menghapus amal kebajikan, Rasulullah saw mengumpamakannya seperti api memakan kayu bakar.

artikel tentang Hasad bisa didownload disini:

HASAD.doc

HASAD.pptx

Fenomena tentang Hasad.pptx

lihat juga artikel:

Kisah tentang Hasud: Qabil dan Habil