RIYA’

Muhammad al-Barkawi (ahli tasawuf) mengatakan bahwa riya adalah mencari manfaat duniawi dengan cara menampilkan  amal ukhrawi (akhirat) serta segala hal yang mencerminkan amal tersebut dan penampilan itu sengaja dilakukan supaya dilihat oleh orang lain. riya merupakan kebalikan dari ikhlas, masalah ikhlas memang sulit sehingga sedikit sekali perbuatan yang bisa dikatakan murni ikhlas karena Allah. Ya’qub berkata “orang ikhlas adalah orang yang dapat merahasiakan kebaikannnya, sebagaimana ia merahasiakan keburukannya”.

Bahaya dari sifat Riya ini adalah, termasuk dalam kategori Syirik Kecil, Apa sebabnya riya itu termasuk syirik kecil? Alasannya sebenarnya sangat sederhana, kalau kita melakukan sesuatu tidak karena mencari ridha Allah, tetapi karena manusia, maka pahalanya (imbalan) juga diminta kepada manusia itu, jangan kepada Allah. Di dunia barangkali bisa didapatkan imbalannya, sekurang-kurangnya pujian atau popularitas (kemasyhuran). Tetapi di akhirat, tentu tidak mungkin, karena hanya Allah semata yang menentukan segala-galanya

artikel tentang Riya’ bisa didownload disini:

RIYA’.docx

RIYA’.pptx

lihat juga artikel:

Kisah tentang Riya’: Bahlul dan Si Pemilik Masjid

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s