Hukum 10.000 Jam

Sepuluh ribu jam adalah angka ajaib untuk mencapai kesuksesan. – Malcolm Gladwell.

Sejak usia balita, Robinho sudah bersentuhan dengan sepakbola. Negerinya, Brazil, adalah negeri sepakbola. Sudah banyak pemain kelas sunia lahir dari sana: Pele, Ronaldo, Ronaldinho, Kaka.

Di kampung halamannya, Sao Paulo, Robinho kecil menghabiskan hari di luar jam sekolahnya untuk bermain bola. Dalam usia belia ia sudah menunjukkan diri sebagai pemain yang berbakat, meski posturnya di bawah rata-rata. Banyak yang berkomentar ia tak mungkin menjadi pemain kelas dunia dengan tubuh sekecil itu. Namun ia tak perduli. Ia terus berlatih dan berlatih. Sampai akhirnya Pele melihatnya dan membawanya bergabung ke Santos FC. Dalam perjalanannya, Robinho akhirnya menjadi pemain kelas dunia, memenangi sejumlah tropi klub dan individu, termasuk diantaranya World Soccer Young Player of The Year 2004-2005.

Robinho adalah contoh kesuksesan di dunia olahraga. Di dalamnya ada bakat, kerja keras dan kesempatan. Tanpa itu semua, Robinho mungkin bukan siapa-siapa dalam dunia sepakbola.

Dalam sebuah video Robinho mengatakan bahwa sebenarnya ada banyak sekali anak berbakat bola di negerinya. Namun hanya sebagian yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakatnya seperti dia. Sebagian lainnya berhenti di tengah jalan, karena harus membantu keluarganya untuk mencari nafkah dan berbagai urusan lainnya.

Malcolm Gladwell, dalam bukunya yang fenomenal, Outliers, menjelaskan bahwa bakat memainkan peran yang signifikan dalam karir seseorang dalam meraih kesuksesan. Tapi Gladwell menambahkan, bukan hanya bakat, tetapi juga kerja keras, latihan dan kesempatan. Robinho adalah sosok yang berbakat, tetapi ia juga pekerja keras, dan mendapatkan kesempatan.

Terhitung sejak pertama kali bersentuhan dengan bola, Robinho sudah menghabiskan belasan ribu jam bermain sepakbola. Dan itu memenuhi apa yang disebut oleh Gladwell sebagai “hukum sepuluh ribu”..

Didukung berbagai penelitian yag dilakukan ahli-ahlli di berbagai bidang, Gladwell menyatakan bahwa orang-orang berkemampuan luar biasa lazimnya sudah menghabiskan waktu lebih dari sepuluh ribu jam belajar dan latihan. Nyaris tidak ada figur top entah di bidang olahraga, musik atau computer yang belajar kurang dari itu.

Billy Joy–pengembang Java dan pendiri Sun Micro System, Bill Gates –pengembang Microsoft, serta Wolfgang Amadeus Mozart, adalah contoh orang-orang yang telah menghabiskan beribu-ribu jam dalam hidupnya untuk menekuni dunianya. Mereka adalah para pembelajar dan pekerja keras, selain berbakat.

Gladwell menemukan bahwa gubahan Mozart awalnya ‘biasa-biasa’ saja. Karya-karya besarnya termasuk konserto No. 9 K. 271 diciptakannya di umur dua puluh satu tahun, di saat Mozart sudah menghabiskan sepuluh tahun lebih belajar dan menggubah konserto. Billy Joy dan Bill Gates juga tidak lantas –karena bakatnya- bisa menulis kode program begitu saja. Mereka menghabiskan waktu bertahun-tahun berkutat dengan bahasa programming, baru kemudian berhasil menciptakan program yang sekarang digunakan banyak orang.

Tentu, sepuluh ribu jam latihan tidak lantas akan membuat seseorang menjadi nomor satu. Robinho bukan pesepakbola nomor satu dunia. Tapi tanpa belajar dan latihan intens selama sepuluh ribu jam lebih, jangan berharap, kata Gladwell, seseorang bisa menjadi jagoan di bidangnya, apalagi kelas dunia.

Sumber: Majalah Voice +, Agustus 2012, edisi 1. Halaman 128.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s