About

Umar Abdul Jabbar

Umar Abdul Jabbar

Menarik melihat bagaimana dua tokoh yang saya kagumi, yakni Soe Hok-gie dan Ahmad Wahib mencoba mendeskripsikan pribadinya masing-masing.

Dimulai dari Gie, dia berkata, “Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran”. Di sini Gie telah menegaskan secara jelas seperti apa pribadinya. Pergulatan yang terjadi pada masa ia hidup ketika berhadapan dengan realita sosial politik pada masa Orde Lama sampai Orde Baru, secara langsung membentuk pribadinya yang lantang akan menyuarakan kebenaran, sampai ia pun berkata “lebih baik diasingkan dari pada menyerah terhadap kemunafikan”.

Berbeda dengan Gie, Ahmad Wahib menulis dalam catatan hariannya “Aku bukan Wahib. Aku adalah me-wahib. Aku mencari, dan terus menerus mencari, menuju dan menjadi Wahib. Ya, aku bukan aku. Aku adalah meng-aku, yang terus menerus berproses menjadi aku”. Secara pasti, dia tidak bisa mendeskripsikan pribadinya ketika masih hidup, karena menurutnya siapa diri kita sebenarnya adalah ketika sudah meninggal, hidup hanyalah sebuah proses mencari jati diri. Pada akhirnya saya pun bisa menyimpulan siapa Wahib sebenarnya, tidak lain adalah seorang pembaharu dalam dunia pemikiran Islam, gagasan nya walaupun banyak menuai pro dan kontra perlu diapresisasi.

Selanjutnya adalah pertanyaan “Siapa Umar?”. saya hanya bisa menjawab pada tahap menjawab melalui apa yang saya sukai. Seorang Liverpudlian, fans berat Liverpool, kurang “sadar” dimulai dari kapan, akan tetapi pertandingan final Liga Champion tahun 2005, saya rasa disitulah awal nya. Seorang Gerrardicted, fans Steven Gerrard, walaupun terkadang mempunyai kasus di luar lapangan, akan tetapi Gerrard di dalam lapangan adalah seorang pemimpin yang saya kagumi. Seorang MCRmy, karena suka lagu-lagu dari My Chemical Romance, dan juga Seorang Wolves Boys, supporter Tangerang Wolves FC, klub yang hanya ada pada setengah kompetisi Liga Primer Indonesia.

Jadi, saya sendiri belum bisa menjawab pertanyaan itu. Tapi saya yakin kalian bisa menjawab pertanyaan “siapakah sebenarnya Umar Abdul Jabbar?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s